Posted on: July 16, 2020 Posted by: admin Comments: 0

ATHEIS ACHDIAT PDF

Set in Indonesia before and during the Japanese occupation, Atheis tells the story of Hasan, a pious Muslim who loses his faith after falling in love and becoming. Trove: Find and get Australian resources. Books, images, historic newspapers, maps, archives and more. Atheis [Achdiat K. Mihardja] on *FREE* shipping on qualifying offers.

Author: Tujin Voodoom
Country: Seychelles
Language: English (Spanish)
Genre: Business
Published (Last): 6 September 2009
Pages: 459
PDF File Size: 8.44 Mb
ePub File Size: 20.4 Mb
ISBN: 584-2-84623-138-2
Downloads: 8379
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Kigacage

Goodreads helps you keep track of books you want to read. Want to Read saving…. Want to Read Currently Reading Read. Refresh and try again.

Atheis by Achdiat K. Mihardja

Open Preview See a Problem? Thanks for telling us about the problem. Return to Book Page. Preview — Atheis by Achdiat K. Atheis by Achdiat K.

Follow the Author

Roman Atheis mengetengahkan perkembangan yang khas achdist masyarakat Indonesia sejak permulaan abad kedua puluh, yakni pergeseran gaya hidup tradisional ke gaya hidup modern. Pergeseran itu membawa serta perselisihan dan bentrokan antara paham-paham lama dan baru, terjadi khususnya di lapangan sosial budaya dan politik.

Perkembangan di dalam masyarakat tidak luput meninggalk Roman Atheis mengetengahkan perkembangan yang khas bagi masyarakat Indonesia sejak permulaan abad kedua puluh, yakni pergeseran gaya hidup tradisional ke gaya hidup modern.

Perkembangan di dalam masyarakat tidak luput meninggalkan perngaruh pada pengalaman batin manusia.

Books by Achdiat K. Mihardja

Keresahan batin acchdiat tengah-tengah bergeloranya pertentangan paham di zaman penjajahan Belanda dan Jepang menjadi pokok perhatian roman ini. Paperbackpages. Published August 1st by University of Queensland Press first published HasanKartinisaya. To see what your friends thought of this book, please sign up. To ask other readers questions about Atheisplease sign up. Lists with This Book.

I’m still trying to make sense of what I just read. Mihardja is considered an Indonesian classic fromthe year when Indonesia was officially recognized as an independent nation.

Hasan, the protagonist of the story is born into a devout Muslim family. He grows wtheis respecting his parents and following strict Islamic rituals, which gives achdixt peace of mind. One day, he encounters a childhood friend Rusli and his female friend Kartini.

Hasan is fascinated by them; Rusli is well traveled and eloquent, while Kartini is a very modern, free and beautiful woman. He visits them a lot and soon finds out that they are atheists. Initially, Hasan tries to convert them back to Islam, but he soon fails and discovers himself being influenced by their Marxist-Leninist ideas. On top of that, he meets a atheeis of Rusli called Anwar. Anwar is an artist and atneis very convinced atheist. Anwar accuses Hasan of being double-faced hypocrite.

Under Anwar’s influence, Hasan’s life takes a turn for the worse. He becomes estranged from his parents and achdizt upon their discovery that he has become an atheist.

He marries Kartini, knowing that Anwar has an eye for her too, and becomes a very jealous, angry and wife-beating husband. His mind is confused and chaotic and he contracts tuberculosis. At this point, I was like, “whoa?! Is this a book advocating for religion? But then Achdoat remembered the foreword and how the novel should reflect Indonesia’s transition from a colonial to an independent state, how people are torn between tradition and modern influences of globalization.

  COMUNICACION EFICAZ DE LAIR RIBEIRO PDF

Religion doesn’t seem to be the main focus, but one can easily interpret it that way. Thus, why I removed a star from what could’ve been a 4 star book. In my opinion, the strength of this book lies in the realist depiction of human flaws. We really get to see Hasan at his weakest – how he falls deeply in love with Kartini, because she simply resembles his first love, how he is easily influenced by the viewpoints of his peers and how easily he adopts their views as his own, and finally, how he allows jealousy to destroy his relationship with Kartini.

Maybe the author is trying to tell me more. But I can’t seem to figure it out. Nov 30, Mei Hidaningrum rated it it was amazing. Serta temannya yang pemberontak si Anwar.

Kepergiannya adhdiat mengingat-ingat kembali awal perkenalanku dengannya. Aku ingat ketika dia datang kepadaku untuk memintaku menilai karangannya yang hampir serupa dengan autobiografi. Kubaca hasil karangannya itu Karangan itu afheis tentang perjalanan hidupnya sendiri. Bagaimana dia menjalani kehidupan dari kecil hingga dewasa dan telah dididik untuk percaya kepada Tuhan serta taat pada agama.

Jalan hidupnya mulai berubah ketika bertemu Rusli—kawan masa kecilnya—dan Hasan telah tiada. Jalan hidupnya mulai berubah ketika bertemu Rusli—kawan masa kecilnya—dan adik angkat Rusli, Kartini. Tak disangkanya bahwa Rusli ini adalah seorang atheis. Ingin menghindar dari Rusli dia sebenarnya. Tapi, pesona Kartini membuatnya tidak mampu melakukannya.

Lama-lama jatuh hati lah dia kepada Kartini. Pelan-pelan pula paham atheis merasuki dirinya melalui perantara Kartini. Dan jika Anwar tidak hadir dalam kisah itu, tak mungkin Hasan akan tercebur sepenuhnya ke dalam paham atheis.

Tapi, siapa sangka pula bahwa Anwar lah yang kembali menyadarkannya untuk ingat kepada Tuhan—setelah Anwar merusak hubungan rumah tangganya dengan Kartini. Mihardja ini pada awalnya saya kira sebuah novel yang murni berlatar belakang sosial politik.

Tapi, ternyata saya keliru. Memang judul novel ini adalah Atheis, sebuah kata yang identik dengan komunis dan paham ini pernah tumbuh subur di republik ini pada masa awal kemerdekaannya.

Inilah yang membuat saya mengira-ngira bahwa novel ini bercerita tentang pergerakan sosial politik paham tersebut di masa achdiag. Seperti roman pada umumnya, buku ini juga bercerita tentang sebuah kisah percintaan. Dan seperti karya sastra Indonesia angkatan lama pada umumnya, buku ini juga menyajikan sesuatu yang sesuai dengan masa ketika karya sastra tersebut ditulis—entah dalam hal kebudayaan maupun kondisi sosial politik.

Dalam karyanya ini Achdiat K. Mihardja mengeset setting waktu ke masa an ketika Indonesia masih dalam posisi dijajah Belanda dan masa peralihan ketika dijajah Jepang. Dan dalam karyanya ini kita seakan diajak untuk menelusuri bagaimana paham atheis atau komunisme dapat tumbuh di republik ini pada masa itu. Karena karya ini juga merupakan roman maka kita juga akan dibawa untuk mengikuti bagaimana kisah cinta yang terjalin antara Hasan dan Kartini.

  32010X TIMKEN PDF

Keseluruhan cerita buku ini berpusat pada karakter Hasan. Autobiografi itulah yang menjadi inti cerita buku ini. Hasan di sini digambarkan sebagai karakter yang taat pada agama dan sepenuhnya percaya kepada pada Tuhan. Hal itu tidak lepas dari didikan orangtuanya yang memang benar-benar taat pada perintah agama.

Apalagi Hasan juga keturunan wedana raden sehingga sedikit banyak mempengaruhi karakternya sebagai sosok yang lurus. Seperti yang ditampilkan ringkasan cerita di atas, Hasan kemudian bertemu dengan Rusli ketika sedang bekerja. Pada saat itu Rusli juga membawa serta adik angkatnya yang bernama Kartini dan diperkenalkannya pula kepada Hasan. Nah, mulai di sinilah benih asmara mulai muncul antara Hasan dan Kartini.

Kartini sendiri di sini digambarkan sebagai wanita yang memiliki kecantikan khas nusantara yang mengingatkan Hasan pada salah satu cinta masa lalunya. Tapi, Kartini juga memiliki sisi yang kurang pas sebagai wanita di zaman tersebut, seperti suka merokok, bebas, dan berpandangan modern. Selanjutnya kita pun akan mengetahui bahwa Rusli ini adalah seorang atheis. Dia digambarkan sebagai seorang pria yang logis, sangat pandai berbicara, dan pandai membujuk. Paham yang dianut mereka itu sebenarnya membuat Hasan untuk menginsafkan mereka.

Tapi, karena Rusli pandai bersilat lidah dan membujuk maka niat itu pun gagal. Lalu Hasan berniat menghindari mereka. Tapi karena rasa cintanya kepada Kartini mulai tumbuh dan Rusli memperlakukan dirinya dengan sangat hormat dan sopan, maka niat itu pupus juga.

Pada bagian ini saya jadi teringat sebuah obrolan dengan bapak saya bahwa orang komunis itu cerdas-cerdas, logika mereka sangat kuat.

Mereka hanya percaya pada apa yang mampu dirasakan oleh pancaindra mereka. Karena itu mereka tidak percaya pada hal-hal yang sifatnya gaib, seperti Tuhan contohnya.

Dan menurut mereka agama itu hanyalah candu yang tidak akan membawa manusia ke mana-mana melainkan hanya sebuah pelarian saja. Kalimat bapak saya tersebut benar-benar saya rasakan ketika membaca buku ini. Semua hal itu juga dipaparkan di sini. Di sini pun Rusli memaparkan bahwa Tuhan itu ada karena pemikiran manusia. Ditambah lagi dengan perasaannya kepada Kartini semakin membuatnya gelap mata [halaman ].

Sebenarnya dalam tahap ini Hasan belum sepenuhnya masuk ke dalam paham atheis karena terkadang dia masih menjalankan shalat. Hanya pemikirannya menjadi lebih bebas dan modern. Dia menjadi berani keluar berdua bersama Atheus, seperti menonton di bioskop, ke pasar, dan makan di restoran Tionghoa.

Padahal sebelum mengenal Rusli dan Kartini dia sangat menentang hal-hal seperti itu. Anwar adalah teman Rusli yang juga sama-sama atheis.

Categories:

Leave a Comment